Showing posts with label PKS. Show all posts
Showing posts with label PKS. Show all posts

23 April 2016

Unknown

Surat Pergantian Fahri Sudah diterima Pimpinan DPR

Pergantian posisi Fahri Hamzah sebagai wakil ketua DPR belum diproses karena kurang surat dari Fraksi PKS. Setelah surat itu diterima, pimpinan DPR pun siap membahas lagi.

"Ya dari fraksi sudah masuk, hari Senin kita akan rapim," kata Ketua DPR Ade Komarudin di Gedung DPR, Jumat (22/4/2016) malam.

Pria yang akrab disapa Akom ini belum bisa memastikan apa hasilnya. Semua tergantung rapat pada Senin (25/4) mendatang.

"Apa hasilnya nanti kita lihat," ucap politikus Golkar ini.

PKS sudah menunjuk Ledia Hanifa sebagai pengganti Fahri. Wakil Ketua Fraksi PKS Tifatul Sembiring mengatakan pihaknya memang sudah memperbaiki mekanisme pengiriman surat ke pimpinan DPR.

"Bukan belum diproses, tapi kemarin suratnya disatukan antara penggantian pimpinan dengan PAW jadi mestinya dipisah. Nah yang bisa dituntut oleh Fahri Hamzah dalam hal ini adalah terkait masalah PAW-nya dia. Masalah penggantian pimpinan menurut perundang-undangan itu adalah kewenangan partai. Jadi sudah dikirim saya cek 2 hari yang lalu sudah," kata Tifatul kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/4/2016).

sumber : detik.com
Read More

19 April 2016

Unknown

Mengaku Ingin Kembali ke PKS ujar Fahri Hamzah


Meski menggugat keputusan partai, Fahri Hamzah mengaku ingin kembali ke PKS. Presiden PKS Sohibul Iman membuka pintu, meski heran juga dengan manuver Fahri yang memberi kesan terzalimi.

"Ya welcome,siapa pun mau ke PKS, silakan saja. Yang penting adalah mengikuti proses, dalam konteks beliau menyadari tentang kekeliruan kesalahannya, beliau mengikuti proses sebagaimana orang ingin masuk keanggotaan PKS, saya kira tidak ada masalah," kata Sohibul Iman saat acara Kongkow Bersama Presiden PKS di Kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, Senin (19/4/2016).

Namun Sohibul Iman heran mengapa Fahri yang mengaku ingin kembali ke PKS malah terus melawan. "Tapi ketika ingin kembali ia tetap ingin melakukan perlawanan ya saya bingung juga. Kalau tidak setuju dengan kebijakan dan arah partai tapi masih ingin itu tidak fair," katanya.

sumber : detik.com
Read More